E.
LARUTAN
1. Larutan minum (Potio)
Komposisi
: Zat terlarut dan pelarut
Kecuali
dinyatakan lain pelarut adalah air
a.
Metode
yang digunakan adalah :
-
Melarutkan yaitu : zat padat dilarytkan dalam
pelarut
-
Mencampur, yaitu membuat larutan dari zat
cair dalam cairan lainnya
b.
Syarat
: Jernih, Bening
2. Lotio
Adalah sediaan cair dapat berupa suspensi atau emulsi
yang digunakan untuk pemakaian luar.
a.
Dosis
Semua sediaan lotio tidak ada
perhitungan dosisnya
|
Dr. Abdullah Jl.Raya No 17 SIP No. 1599/Kanwil/Nakes/2011 |
|
No. 20
Tgl. R/ Gargarisma Seng Klorida Sf
da 100 ml S.2
– 3 dd di kumur-kumur Pro : Sad 20 tahun Alamat : |
II.
KELENGKAPAN
RESEP :
|
SINGKATAN |
Bahasa
Latin |
Bahasa
Indonesia |
|
R/ |
Recipe |
Ambillah |
|
da |
da |
Sampai |
|
s |
signa |
tandai |
|
Sf |
Secundum formularium |
Sesuai formula aslinya |
|
dd |
De die |
sehari |
|
Pro |
Pro |
untuk |
Komposisi: (FN edisi II, 1978. Hal 304)
Gargarisme seng klorida
Tiap 300 ml mengandung :
Zinci chloridum
1 g
Acidum Salicylicum 300 mg
Alumini Kalii sulfat 1 g
Oleum Menthae gtt II
Aquadestillata hingga 300 ml
III.
URAIAN
BAHAN :
a. Acidum salicylicum ( FI Edisi III, hal. 56 )
Nama Resmi :
ACIDUM SALICYLICUM
Nama Lain :
Asam salisilat
Rumus molekul
: C7H6O3
Berat molekul :
138,12
Pemerian :
Hablur ringan, tidak berwarna atau
serbuk
berwarna putih; hampir tidak
berbau; rasa agak manis dan tajam.
Kelarutan :
Larut dalam
550
bagian air dan dalam
4
bagian etanol
( 95%) P; mudah larut
dalam kloroform
P dan dalam eter P;
larut dalam
larutan amonium
asetat P,
dinatrium
hidrogenfosfat P
, kalium
sitrat P dan
natrium sitrat P
Penyimpanan :
Dalam wadah tertutup baik
Khasiat :
Keratolitikum, antifungi
b. Alumini Kalii sulfat ( FI Edisi III, hal. 81 )
Nama Resmi :
ALUMINII KALII SULFAS
Nama lain :
Aluminium kalium sulfat. Tawas
Rumus molekul : Kal(SO4)2.12H2O
Berat molekul : 474,39
Pemerian : Massa hablur atau butiran tidak
berwarna,
transparan, rasa manis dan
sepat
Kelarutan : Sangat
mudah larut dalam air
mendidih;
mudah
larut
dalam
air,
praktis
tidak
larut
dalam etanol (95%)
P;
mudah larut dalam gliserol P
Penyimpanan :
Dalam wadah tertutup baik
Khasiat :
Adstringen
c. Aquadestillata ( FI Edisi III, hal. 96 )
Nama Resmi : AQUA DESTILLATA
Nama lain : Air suling
Rumus molekul : H2O
Berat molekul :
18,02
Pemerian :
Cairan jernih,
tidak
berwarna, tidak
berbau,
tidak mempunyai rasa
Penyimpanan : Dalam
wadah tertutup baik
Khasiat : Sebagai pelarut
/ zat tambahan
d. Oleum Menthae ( FI Edisi III, hal. 458 )
Nama resmi :
OLEUM MENTHAE
Nama lain : Minyak permen
Pemerian :
Cairan, tidak berwarna,
kuning pucat
atau
kuning kehijauan, bau
aromatik,
rasa
pedas dan
hangat,
kemudian
dingin
Kelarutan :
Dalam etanol larut
dalam
4
bagian
volume etanol
(70%) P, opalesensi
yang
terjadi tidak lebih kuat dari
opalesensi
larutan yang
dibuat
dengan menambahkan
0,5 ml
Natrium
klorida 0,002 N
dan 50 ml air
Penyimpanan : Dalam
wadah tertutup rapat,
terisi
penuh,
terlindung dari cahaya
Khasiat :
Karminativum
IV.
PERHITUNGAN
BAHAN :
1. Zinci
chloridum :
× 1 g =
0,33 g
2. As.
salisilat :
× 300
mg = 100
mg
3. Alumini
kalii sulfas :
× 1 g
= 0,33 g
4. Oleum
menthae :
× gtt II = 0,66
5. Aquadest
ad 100 ml
V.
CARA
KERJA :
-
Siapkan alat dan bahan. Kemudian panaskan
lumpang
-
Masukkan Zinci chloridum kedalam lumpang,
gerus hingga halus. Timbang sesuai permintaan, sisihkan.
-
Ditimbang Zinci chlorisum sebanyak 0,3 g dan
alumini kalii sulfat ke dalam erlenmeyer, larutkan dengan aquadest kurang lebih
10 ml, kocok hingga larut, kemudian tambahkan seng klorida, kocok hingga larut
lalu masukkan ke dalam botol
-
Ditimbang asam salisil sebnayak 100 mg
masukkan ke dalam botol, Kocok
-
Cukupkan volume larutan dengan aquadest
hingga 100 ml
-
Masukkan ke dalam wadah, beri etiket biru.
VI.
ETIKET
|
Apotek Alamat : |
|
Nomor
: 20
Tanggal: Nama : Sade 20 thn 2
– 3 sehari Di
kumur-kumur Jangan
ditelan |
|
OBAT
LUAR |
No comments:
Post a Comment